Sumber gambar: freepik.com

Akhir-akhir ini, perawatan diri banyak menjadi perbincangan dan merambat bak tren di kalangan masyarakat. Tren perawatan diri khususnya yang berkaitan dengan penampilan fisik adalah tren positif yang memang sudah lama digandrungi oleh kaum hawa. Salah satunya dengan merawat kulit menggunakan berbagai macam produk perawatan yang biasa disebut dengan skincare. Macam skincare pun sudah bermacam-macam, mulai dari pelembab, tabir surya, toner, serum, dan masih banyak lagi.

Merebaknya produk skincare ini menyebabkan kaum adam pun tak mau kalah dalam urusan perawatan kulit. Seolah tak peduli dengan cemoohan tak berguna seperti “Laki-laki kok pakai skincare?”, sudah banyak pria yang mulai dan tergerak untuk merawat kulitnya dengan rutin menggunakan skincare. Hal itu menandakan bahwa penggunaan skincare sebenarnya tidak hanya diperuntukkan untuk wanita saja, melainkan juga untuk pria.

Salah satu figur publik yang sering wara-wiri dalam dunia pertelevisian Indonesia dan tertarik dengan dunia kecantikan adalah Ivan Gunawan. Melansir dari suara.com, Ivan berpendapat bahwa bukan suatu hal yang tabu lagi apabila para pria menggunakan produk kecantikan. Menurutnya, pada dasarnya skincare adalah kebutuhan bagi siapa saja dan tidak peduli apa jenis kelaminnya.

Namun, apabila skincare memang tidak memiliki “kelamin”, mengapa masih banyak ditemui produk perawatan dengan embel-embel “for men”? Jika kita pergi ke minimarket dan melihat jajaran produk perawatan khusus pria, pasti yang pertama kali ditangkap oleh mata adalah warna-warna gelap nan macho. Ditambah dengan penyematan kata men yang semakin menambah aura jantan di setiap produk tersebut.

Kedua ciri di atas seperti menjadi alternatif untuk pria agar dapat menggunakan produk tersebut tanpa harus takut kehilangan ke-macho-annya. Karena sesungguhnya, meskipun telah marak tren perawatan kulit di kalangan pria, tak dapat dipungkiri masih ada beberapa pria yang menganggap perawatan kulit hanya diperuntukkan untuk wanita. Mereka masih merasa tindakan tersebut merupakan hal yang tabu dilakukan oleh seorang pria.

Alasan di atas juga yang menjadikan produsen skincare khusus pria membuat produk yang seefisien mungkin. Apabila dibandingkan dengan produk yang non men, skincare khusus pria lebih praktis dan hanya terdiri dari satu atau dua tahap perawatan. Kebanyakan produsen skincare khusus pria hanya memproduksi skincare yang terdiri dari dua macam saja, yakni pencuci wajah dan pelembab.

Terlepas dari semua alasan di atas, ternyata alasan yang paling mendasari terciptanya skincare khusus pria adalah perbedaan kulit yang ada pada pria dan wanita, lho! Dilansir dari journal.sociolla.com, ternyata kulit pria lebih tebal hingga 20-25% dibandingkan dengan kulit wanita. Ketebalan itu disebabkan oleh kadar kolagen pada kulit pria yang lebih tinggi daripada kulit wanita.

Selain itu, tekstur kulit wajah pria juga lebih kasar. Hal itu dipengaruhi oleh stratum korneum, yakni lapisan paling luar setelah epidermis atau lapisan kulit pertama yang terbentuk dari keratin dan memiliki fungsi penyerap cairan serta pelindung bagian kulit di bawahnya. Stratum korneum yang terdapat dalam kulit pria lebih tebal lapisannya dibandingkan dengan kulit wanita.

Adanya perbedaan yang cukup signifikan ini menyebabkan perawatan kulit pria dan wanita harus disesuaikan. Oleh karena itu, salah satu bentuk penyesuaiannya adalah dengan membuat produk perawatan kulit khusus pria.

Melansir dari klikdokter.com, Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan bahwa daripada memikirkan jenis produknya untuk pria atau wanita, akan lebih baik apabila memikirkan jenis kulit yang dimiliki. Pada dasarnya, produk perawatan kulit akan memberikan hasil maksimal apabila disesuaikan dengan jenis kulit si pemakai. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak masalah untuk pria menggunakan produk perawatan kulit non men. Selama produk tersebut aman dan cocok bagi kulit si pria, maka tidak ada larangan dan justru akan memberikan hasil yang maksimal untuk kulit.

Sama halnya dengan wanita, pria pun memiliki kulit yang wajib dijaga dan dirawat. Paling tidak, dengan rutin menggunakan basic skincare seperti pencuci wajah, pelembab, dan tabir surya saat siang hari. Hal itu sudah cukup untuk merawat kulit wajah. Tidak peduli apa jenis kelaminmu, kamu tetap butuh skincare ya! So, bagi para pria, jangan gengsi lagi untuk memakai skincare!

 

Penulis: Diva Lufiana Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *